Kepindahan Jorge Lorenzo ke Ducati membuat pebalap asal Spanyol tersebut lebih berani blak-blakan mengomentari tim yang pernah dibelanya selama sembilan musim, Movistar Yamaha.
Lorenzo sepertinya sengaja mengeluarkan unek-unek yang tak tersampaikan saat masih memperkuat Yamaha. Salah satu contohnya, belum lama dia secara tidak langsung menyindir kepala teknik Movistar Yamaha, Lin Jarvis, yang terlalu memihak Valentino Rossi dan kerap mengasingkan dirinya.
Menurut Rider berjuluk X-Fuera tersebut, bos Ducati, Gigi Dall'Igna, memberinya lebih banyak perhatian kepada para pebalapnya. Lorenzo mengklaim perhatian seperti itu tak didapatnya di Yamaha. Secara tak langsung ini merupakan sindirin untuk Jarvis.
Ketidakharmonisan hubungan Lorenzo dengan Movistar Yamaha sudah tercium sejak dirinya terlibat konflik dengan Valentino Rossi pada akhir musim 2015. Puncak dari seluruh konflik tersebut adalah kepindahan Lorenzo ke Ducati.
Kode 300 x 250
Lorenzo sepertinya sengaja mengeluarkan unek-unek yang tak tersampaikan saat masih memperkuat Yamaha. Salah satu contohnya, belum lama dia secara tidak langsung menyindir kepala teknik Movistar Yamaha, Lin Jarvis, yang terlalu memihak Valentino Rossi dan kerap mengasingkan dirinya.
Menurut Rider berjuluk X-Fuera tersebut, bos Ducati, Gigi Dall'Igna, memberinya lebih banyak perhatian kepada para pebalapnya. Lorenzo mengklaim perhatian seperti itu tak didapatnya di Yamaha. Secara tak langsung ini merupakan sindirin untuk Jarvis.
Ketidakharmonisan hubungan Lorenzo dengan Movistar Yamaha sudah tercium sejak dirinya terlibat konflik dengan Valentino Rossi pada akhir musim 2015. Puncak dari seluruh konflik tersebut adalah kepindahan Lorenzo ke Ducati.

