Masa depan Andrea Dovizioso memang sempat tidak menentu seusai manajemen Tim Ducati memastikan kedatangan Jorge Lorenzo di akhir musim ini. Muncul rumor bahwa kubu Tim Ducati lebih memilih Andrea Iannone sebagai tandem Lorenzo di MotoGP 2017.
Akan tetapi kenyataannya, Tim Ducati justru merelakan Iannone bergabung dengan Tim Suzuki guna menggantikan peran Maverick Vinales yang hengkang ke Tim Movistar Yamaha. Dovizioso pun akhirnya berpasangan dengan Lorenzo di Tim Ducati musim ini.
Namun, Dovizoso sendiri ternyata hampir memutuskan hengkang dari Tim Ducati untuk menerima pinangan mantan timnya, yakni Repsol Honda. Adalah Dovizioso sendiri yang membeberkan hal tersebut beberapa waktu lalu.
“Saya sempat hampir kembali memperkuat Honda. Alasan mengapa saya nyaris menerima tawaran Honda adalah, kenyataannya, mereka ingat kinerja saya saat kami bersama,” ungkap Dovizioso, seperti dikutip dari Marca, Jumat (7/4/2017).
“Meski saya bukan lagi pembalap berusia 21 tahun yang cocok untuk proyek jangka panjang, Honda sangat mengetahui apa yang bisa saya bawa ke sana,” tuntas pembalap dengan julukan The Little Dragon tersebut.
Kode 300 x 250
Akan tetapi kenyataannya, Tim Ducati justru merelakan Iannone bergabung dengan Tim Suzuki guna menggantikan peran Maverick Vinales yang hengkang ke Tim Movistar Yamaha. Dovizioso pun akhirnya berpasangan dengan Lorenzo di Tim Ducati musim ini.
Namun, Dovizoso sendiri ternyata hampir memutuskan hengkang dari Tim Ducati untuk menerima pinangan mantan timnya, yakni Repsol Honda. Adalah Dovizioso sendiri yang membeberkan hal tersebut beberapa waktu lalu.
“Saya sempat hampir kembali memperkuat Honda. Alasan mengapa saya nyaris menerima tawaran Honda adalah, kenyataannya, mereka ingat kinerja saya saat kami bersama,” ungkap Dovizioso, seperti dikutip dari Marca, Jumat (7/4/2017).
“Meski saya bukan lagi pembalap berusia 21 tahun yang cocok untuk proyek jangka panjang, Honda sangat mengetahui apa yang bisa saya bawa ke sana,” tuntas pembalap dengan julukan The Little Dragon tersebut.

